Saya mau tamasyaBerkeliling keliling kotaHendak melihat-lihat keramaian yang adaSaya panggilkan becakKereta tak berkudaBecak, becak, coba bawa saya Saya duduk sendiri sambil mengangkat kakiMelihat dengan asyikKe kanan dan ke kiriLihat becakku lariBagaikan tak berhentiBecak, becak, jalan hati-hati
Panjang umurnya .. panjang umurnyaPanjang umurnya ... serta muliaSerta mulia ... serta mulia
Panjang umurnya .. panjang umurnyaPanjang umurnya ... serta muliaSerta mulia ... serta mulia
Selamat ulang tahun kami ucapkanSelamat panjang umur kita kan doakanSelamat sejahtera sehat sentosaSelamat panjang umur dan bahagia
Selamat ulang tahun kami ucapkanSelamat panjang umur kita kan doakanSelamat sejahtera sehat sentosaSelamat panjang umur dan bahagiaSelamat panjang umur dan bahagia
Nenek moyangku orang pelautGemar mengarung luas samudraMenerjang ombak tiada takutMenempuh badai sudah biasa Angin bertiup layar terkembangOmbak berdebur di tepi pantaiPemuda b'rani bangkit sekarangKe laut kita beramai-ramai Belalai gajah panjangBulu kucingku belangTuhan maha penyayangAnak-anak disayang
Naik kereta api ... tut ... tut ... tutSiapa hendak turutKe Bandung ... SurabayaBolehlah naik dengan percumaAyo temanku lekas naikKeretaku tak berhenti lama Cepat kretaku jalan ...tut...tut...tutBanyak penumpang turutK'retaku sudah penatKarena beban terlalu beratDi sinilah ada stasiunPenumpang semua turun
Naik - naik, ke puncak gunungtinggi - tinggi sekaliNaik - naik, ke puncak gunungtinggi - tinggi sekali Kiri - kanan kulihat sajabanyak pohon cemaraKiri - kanan kulihat sajabanyak pohon cemara
Pada Hari Minggu ku turut ayah ke kotaNaik delman istimewa ku duduk di mukaKu duduk samping pak kusir yang sedang bekerjaMengendarai kudasupaya baik jalannya Tuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tuk tik-tak-tik-tukTuk-tik-tak-tik-tuk tik-tak suara s'patu kuda
Balonku ada limaRupa-rupa warnanyaHijau, kuning, kelabuMerah muda dan biruMeletus balon hijau DOR!Hatiku sangat kacauBalonku tinggal empatKupegang erat-erat
Kulihat ibu pertiwiSedang bersusah hatiAir matamu berlinangMas intanmu terkenang Hutan gunung sawah lautanSimpanan kekayaanKini ibu sedang susahMerintih dan berdoa Kulihat ibu pertiwiKami datang berbaktiLihatlah putra-putrimuMenggembirakan ibu Ibu kami tetap cintaPutramu yang setiaMenjaga harta pusakaUntuk nusa dan bangsa
Kring-kring-kring ada sepedaSepedaku roda tigaKudapat dari ayahkarena rajin belajar #Tok-tok-tok ada sepatuSepatuku kulit lembuKudapat dari ibukarena rajin membantu